Pekanbaru (Riaunews.com) – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau, Senin (13/4/2026). Dalam aksi tersebut, massa sempat memblokade Jalan Cut Nyak Dien.
Koordinator aksi, Wandri Saputra Simbolon, menyatakan penolakan terhadap rencana relokasi masyarakat dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Ia menegaskan warga akan tetap bertahan dan memperjuangkan hak mereka.
“Kami menolak untuk direlokasi. Kami tidak akan patah semangat dalam memperjuangkan hak masyarakat kami,” ujarnya.
Tuntut Kepastian dari Pemerintah
Selain menolak relokasi, massa juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan kepastian terkait keberlangsungan hidup masyarakat yang telah lama bermukim di kawasan tersebut.
“Kami bukan masyarakat ilegal. Kami bisa tunjukkan identitas kami. Pemerintah jangan hanya mengambil kebijakan tanpa melihat kondisi di lapangan. Kami sudah lama tinggal di sana dan akan tetap bertahan,” kata Wandri.
Dalam tuntutannya, massa juga meminta Presiden RI turun tangan untuk menjamin hak masyarakat sesuai amanat Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945.
Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung di depan Kantor Gubernur Riau dengan pengamanan dari aparat kepolisian.







Komentar