Dinkes Riau Ungkap Penyebab Tingginya Kasus HIV di Pekanbaru

Kesehatan, Pekanbaru81 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan tingginya kasus HIV di Kota Pekanbaru dibandingkan daerah lain di provinsi tersebut. Hingga Triwulan IV 2025, Pekanbaru tercatat menyumbang 6.598 kasus atau 58,20 persen dari total 11.336 kasus HIV di Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menjelaskan tingginya angka tersebut tidak terlepas dari karakteristik Pekanbaru sebagai pusat aktivitas dengan jumlah penduduk besar dan mobilitas tinggi.

“Kota Pekanbaru merupakan daerah dengan temuan kasus HIV terbanyak di Riau. Hal ini dipengaruhi jumlah penduduk yang besar, dinamika sosial ekonomi, serta mobilitas masyarakat yang tinggi,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Faktor Layanan dan Mobilitas

Selain faktor demografi, keberadaan fasilitas layanan HIV yang lebih lengkap di Pekanbaru juga menjadi salah satu penyebab tingginya angka temuan kasus. Banyak pasien dari kabupaten/kota lain memilih berobat di ibu kota provinsi tersebut.

“Pekanbaru memiliki layanan HIV tertua di Riau, sehingga pasien dari daerah lain banyak mengakses layanan di sini,” jelas Zulkifli.

Kondisi ini membuat angka kasus yang tercatat di Pekanbaru menjadi lebih tinggi karena mencakup pasien rujukan dari berbagai wilayah.

Upaya Penanganan Terus Diperkuat

Untuk menekan laju penularan, Dinas Kesehatan Provinsi Riau terus mengoptimalkan strategi nasional STOP HIV, yang meliputi penyuluhan, deteksi dini, pengobatan, dan menjaga kadar virus tetap tersupresi.

Sepanjang 2025, sebanyak 198.298 orang telah menjalani tes HIV di Riau, dengan 1.051 orang dinyatakan positif. Selain itu, ribuan pasien juga telah mengakses layanan pengobatan secara berkelanjutan.

Dinkes Riau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan HIV, termasuk menghindari perilaku berisiko, tidak berbagi jarum suntik, serta menjalani terapi bagi yang telah terinfeksi.

Dengan penguatan edukasi dan layanan kesehatan, pemerintah berharap angka penularan HIV di Riau, khususnya di Pekanbaru, dapat ditekan secara bertahap.

Komentar