Usulan Nama Sultan Marhum Pekan untuk Pintu Tol Pekanbaru Didukung Tokoh Adat

Spesial Riau157 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Gagasan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, untuk mengabadikan nama pendiri kota Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah atau Marhum Pekan sebagai nama pintu tol dalam kota mendapat dukungan dari kalangan tokoh adat.

Ketua Umum MKA LAM Riau Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka, menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap usulan tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk pelestarian sejarah sekaligus penghormatan terhadap identitas daerah.

Simbol Sejarah dan Identitas

Menurutnya, penamaan pintu tol dengan nama tokoh pendiri kota memiliki makna strategis, karena pintu tol merupakan gerbang utama mobilitas masyarakat sekaligus representasi daerah.

“Ini bukan hanya soal nama, tetapi bagaimana kita menjaga jati diri daerah. Pintu tol sangat tepat jika disematkan nilai historis lokal,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Ia juga menilai, langkah tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal sejarah daerah di tengah pesatnya pembangunan.

Penamaan ini diharapkan mampu menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap tokoh penting dalam sejarah berdirinya Kota Pekanbaru.

Seimbangkan Modernisasi dan Budaya

Lebih jauh, Rizky menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur modern dan pelestarian nilai budaya.

Menurutnya, pembangunan jalan tol memang mendorong pertumbuhan ekonomi, namun identitas lokal tetap harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Sebagai bentuk komitmen, LAM Riau Kota Pekanbaru menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengawal usulan tersebut hingga terealisasi.

Ia berharap penamaan pintu tol dengan nama Sultan Marhum Pekan dapat segera mendapat persetujuan dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Pekanbaru.

Komentar