Pakar: Pembatasan Medsos Anak Efektif Jika Diimbangi Implementasi dan Alternatif

Gadget, Tekno145 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Pakar teknologi informasi menilai efektivitas kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak bergantung pada kesiapan platform serta implementasi di lapangan. Kebijakan yang menyasar puluhan juta akun anak di Indonesia ini dinilai sebagai langkah penting untuk melindungi generasi muda di ruang digital.

Founder Drone Emprit sekaligus pakar teknologi informasi, Ismail Fahmi, mengatakan kebijakan tersebut memiliki dasar kuat mengingat tingginya jumlah anak pengguna internet di Indonesia. Ia menegaskan pengawasan tidak lagi bisa sepenuhnya dibebankan kepada orang tua.

“Kunci utama kebijakan ini terletak pada implementasi, bukan sekadar pembatasan akses,” ujarnya dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Sabtu (28/3/2026).

Perlu Alternatif Platform Ramah Anak

Ismail menilai pembatasan tanpa solusi alternatif berpotensi mendorong anak beralih ke platform lain yang tidak terkontrol. Menurutnya, kebutuhan anak terhadap ruang digital tetap harus difasilitasi melalui platform yang dirancang khusus.

“Kalau kebutuhan mereka tidak dipenuhi, mereka akan tetap mencari. Maka harus ada platform yang berbeda, yang memang dirancang untuk mereka,” katanya.

Dalam konteks ini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dinilai memiliki peran krusial sebagai regulator sekaligus pengarah ekosistem digital. Pemerintah didorong tidak hanya membatasi akses, tetapi juga menghadirkan solusi yang aman dan edukatif.

Pemerintah Apresiasi Kepatuhan Platform

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengapresiasi kepatuhan sejumlah platform digital terhadap regulasi perlindungan anak di ruang digital. Platform X dan Bigo Live dinilai telah memenuhi kewajiban dalam Peraturan Pemerintah tentang pelindungan anak di ruang digital (PP TUNAS).

Meutya menyebut sikap kooperatif kedua platform menjadi contoh nyata dalam menjalankan regulasi nasional, tidak hanya dalam bentuk komitmen tetapi juga melalui penyesuaian sistem dan kebijakan.

“Kami mengapresiasi platform yang bersikap kooperatif penuh dalam memenuhi kewajiban kepatuhan, di antaranya X dan Bigo Live,” ujar Meutya.

Komentar