Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima bantuan satu unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sejumlah wilayah.
Kepala BPBD Damkar Riau melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Jim Gafur, mengatakan helikopter tersebut bertipe Airbus AS332C1 Super Puma dengan registrasi PK-DAN. Setibanya di Riau, helikopter langsung dikerahkan untuk pemadaman di Kota Dumai.
“Helikopter water bombing bantuan dari BNPB telah tiba dan langsung digunakan untuk melakukan pemadaman Karhutla di Dumai,” ujarnya, Kamis.
Sebaran Titik Api Masih Luas
Jim Gafur menjelaskan, saat ini masih terdapat sejumlah titik karhutla yang dalam proses pemadaman di berbagai daerah. Di Kabupaten Pelalawan, kebakaran terjadi di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, serta Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti.
Di Kota Dumai, terdapat lima titik kebakaran, yakni di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kelurahan Tanjung Palas di Kecamatan Dumai Timur, serta Kelurahan Teluk Makmur di Kecamatan Medang Kampai. Kondisi di beberapa lokasi masih terdapat api dan asap tebal sehingga dilakukan pemadaman darat dan udara.
Sementara itu, di Kabupaten Siak, kebakaran terpantau di Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau. Di Kabupaten Indragiri Hulu, titik api berada di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat.
Pemadaman Terus Dilakukan
Di Kabupaten Indragiri Hilir, karhutla terjadi di Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran. Sedangkan di Kabupaten Bengkalis, terdapat enam titik api yang tersebar di Kecamatan Rupat, Rupat Utara, dan Bengkalis.
Petugas gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan di seluruh lokasi guna mencegah api meluas. Dukungan helikopter water bombing diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla, terutama di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.







Komentar