Pengeluaran Lebaran Kerap Membengkak, Perencana Keuangan Ingatkan Disiplin Anggaran

Jakarta (Riaunews.com) – Perencana keuangan dari Oneshildt, Agustina Fitria, mengungkap fenomena peningkatan pengeluaran masyarakat saat Idulfitri yang kerap melampaui rencana awal.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh berbagai kebutuhan yang muncul bersamaan, mulai dari konsumsi, biaya mudik, hingga tradisi berbagi uang Lebaran.

“Pengeluaran saat Lebaran sering tidak terkendali karena banyak kebutuhan muncul bersamaan tanpa perencanaan matang sebelumnya,” ujarnya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3, Senin (23/3/2026).

Evaluasi Keuangan Pascaleberan

Fitria menyebut, tidak sedikit masyarakat yang akhirnya menggunakan gaji bulanan sebelum periode berjalan berakhir akibat pengeluaran yang berlebihan selama Lebaran.

Ia mengingatkan bahwa euforia perayaan kerap membuat individu mengabaikan batas anggaran yang telah disusun sebelumnya.

“Sering kali orang lupa bahwa kehidupan setelah Lebaran tetap berjalan sehingga keuangan tidak boleh dihabiskan seluruhnya,” katanya.

Susun Ulang Prioritas Pengeluaran

Fitria menekankan pentingnya melakukan evaluasi sisa dana setelah Lebaran serta menyusun kembali anggaran keuangan secara bijak.

Prioritas utama, menurut dia, adalah memenuhi kebutuhan pokok dan kewajiban pembayaran agar tidak menimbulkan masalah keuangan di kemudian hari.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk disiplin dalam mengatur pengeluaran, menyisihkan dana untuk kebutuhan mendatang, serta menghindari penggunaan pinjaman atau kartu kredit secara berlebihan.

“Setiap rumah tangga perlu mengatur kembali prioritas pengeluarannya, termasuk alokasi dana yang harus disiapkan,” ujarnya.

Komentar