Festival Lampu Colok Bengkalis 2026 Tetap Digelar Ditengah Efisiensi Anggaran

Bengkalis, Budaya180 Dilihat

Bengkalis (Riaunews.com) – Bupati Kasmarni menginstruksikan agar Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis (Disparbudpora) tetap melaksanakan Festival Lampu Colok Bengkalis tahun 2026 meskipun pemerintah daerah sedang menerapkan efisiensi anggaran.

Kepala Disparbudpora Bengkalis, Edi Sakura, mengatakan pihaknya telah membuka pendaftaran peserta untuk lomba festival yang berlangsung pada 6–14 Maret 2026.

Menurut Edi, festival lampu colok merupakan agenda tahunan yang sudah menjadi tradisi kuat di tengah masyarakat Kabupaten Bengkalis, khususnya saat bulan Ramadan. Karena itu pemerintah daerah tetap berkomitmen melestarikan tradisi tersebut.

Namun demikian, pelaksanaan festival tahun ini disesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran. Total hadiah bagi pemenang mengalami pengurangan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp39 juta.

Meski hadiah berkurang, Disparbudpora optimistis antusiasme masyarakat untuk menjaga tradisi lampu colok tetap tinggi. Pihaknya juga berencana mengunjungi sejumlah lokasi pemasangan lampu colok yang dibuat warga.

Lokasi terbaik nantinya akan dipilih sebagai tempat pembukaan festival yang direncanakan dihadiri langsung oleh Bupati Kasmarni. Sementara penyerahan hadiah kepada para pemenang dijadwalkan pada malam halal bihalal setelah Idulfitri 2026 atau 1 Syawal 1447 Hijriah.

Edi menegaskan tradisi lampu colok merupakan warisan budaya masyarakat yang termasuk dalam kategori warisan budaya tak benda dan diyakini akan terus terjaga di tengah masyarakat Bengkalis.

Komentar