Titik Api Karhutla Kembali Membara di Pulau Rupat Bengkalis

Bengkalis, Lingkungan225 Dilihat

Bengkalis (Riaunews.com) – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis kembali menunjukkan kondisi mengkhawatirkan. Titik api lama dilaporkan kembali membara di Pulau Rupat, tepatnya di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Senin (9/2/2026) siang.

Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis, Salman Alfarisi melalui Manager Pusdalops PB BPBD Bengkalis, Erzansyah, mengatakan titik api tersebut terpantau melalui aplikasi Sipongi dan langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan oleh tim darat.

“Tim darat sudah bergerak menuju lokasi titik api di Desa Sukarjo Mesim untuk melakukan pengecekan,” ujar Erzansyah, Senin (9/2/2026).

Berdasarkan laporan visual petugas, asap terpantau cukup tinggi dan api muncul kembali di titik lama yang sebelumnya sempat padam. Namun, upaya pemadaman belum dapat dilakukan secara maksimal karena akses menuju lokasi masih sulit dijangkau.

Kondisi cuaca panas, angin kencang, serta lahan yang kering membuat api berpotensi cepat menyebar. Petugas gabungan terpaksa merintis jalan agar dapat mencapai titik api dan melakukan penanganan langsung.

Sementara itu, BPBD Bengkalis masih melakukan pendinginan Karhutla di Kecamatan Bandar Laksamana, tepatnya di Desa Tanjung Leban, dengan luas lahan terbakar dilaporkan lebih dari 15 hektare. Adapun titik api di Desa Sepahat telah padam total setelah diguyur hujan.

Di Kecamatan Bengkalis, petugas juga melakukan pendinginan di Desa Kelebuk dan Desa Air Putih, meski hujan sempat turun. BPBD Bengkalis mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di tengah cuaca panas dan rawan Karhutla.

Komentar