Pekanbaru (Riaunews.com) – Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 melakukan kunjungan dan pengecekan ke sejumlah perusahaan angkutan umum dan angkutan barang di Kota Pekanbaru, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan perusahaan terhadap aturan keselamatan berlalu lintas.
Pengecekan diawali di PT TAM Wisata yang berlokasi di Jalan SM Amin, Pekanbaru. Pada lokasi tersebut, petugas memberikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas sekaligus memeriksa 50 unit angkutan umum dan 100 unit angkutan barang atau kargo.
Selanjutnya, Satgas Preemtif mengunjungi PT Rahmat Jaya Transportasi, perusahaan travel dengan rute Padang Lawas, Sumatra Utara. Perusahaan ini mengoperasikan lima unit kendaraan jenis Toyota Innova, dengan satu unit menggunakan pelat nomor kuning dan empat unit lainnya masih menggunakan pelat hitam.
Petugas memberikan imbauan kepada pihak perusahaan agar seluruh kendaraan operasional menggunakan pelat nomor kuning sesuai ketentuan peraturan lalu lintas yang berlaku. Langkah ini dilakukan untuk memastikan legalitas dan keselamatan angkutan penumpang.
Kunjungan kemudian berlanjut ke PT Nusa Mulya, perusahaan yang bergerak di bidang travel, angkutan umum, dan pariwisata dengan rute Sumatera Barat dan Jambi. Di perusahaan ini, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap 26 unit kendaraan operasional.
Kasatgas Preemtif Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, AKBP Dasril, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya preemtif kepolisian untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan umum dan barang. Ia berharap melalui sosialisasi dan pengecekan langsung, terbangun komitmen bersama demi mewujudkan keselamatan berlalu lintas selama Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.







Komentar