Pekanbaru (Riaunews.com) — Persimpangan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Garuda Sakti atau Simpang Panam menjadi salah satu titik rawan kemacetan di Kota Pekanbaru. Kepadatan kendaraan kerap terjadi pada jam-jam tertentu, terutama karena persimpangan tersebut menjadi jalur penghubung Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar.
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Pasla, mengatakan penumpukan kendaraan di kawasan itu sulit dihindari karena tingginya volume lalu lintas, termasuk kendaraan besar seperti bus dan truk yang melintasi jalan lingkar atau ring road.
“Kondisi ini sulit dihindari karena terjadi penumpukan kendaraan, termasuk kendaraan besar seperti bus dan truk yang melintasi jalan lingkar atau ring road di kawasan tersebut,” kata Roni, Jumat (9/10/2026).
DPRD Minta Dishub Atur Lalu Lintas di Jam Sibuk
Roni menilai kendaraan besar yang melintas dari kawasan Kubang maupun Garuda Sakti turut menambah kepadatan di persimpangan tersebut. Karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pengaturan lalu lintas pada waktu-waktu tertentu agar arus kendaraan tetap lancar.
Ia juga menyoroti perilaku pengendara yang masih menerobos lampu merah. Menurutnya, pelanggaran tersebut tidak hanya memperburuk kondisi lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kita berharap masyarakat dapat lebih tertib dan berhati-hati saat berkendara,” ujarnya.
Roni mengimbau masyarakat mematuhi rambu dan aturan lalu lintas. Ia juga meminta petugas mengatur pergerakan kendaraan besar, terutama pada jalur yang tidak diperuntukkan bagi kendaraan berat, guna mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan.
Pelebaran Jalan dan Flyover Jadi Solusi Jangka Panjang
Selain pengaturan lalu lintas, Roni mendorong pemerintah segera merealisasikan rencana pelebaran jalan dan pembangunan flyover di kawasan Simpang Panam sebagai solusi jangka panjang.
Ia menyebut pembangunan tersebut diinformasikan akan mulai berjalan pada akhir 2026, diawali dengan proses pembebasan lahan sebelum memasuki tahap konstruksi.
“Sambil menunggu pelebaran jalan dan pembangunan flyover sebagai salah satu solusi jangka panjang, masyarakat juga diharapkan mematuhi aturan lalu lintas,” jelasnya.
Roni berharap masyarakat mendukung rencana pembangunan tersebut dan setiap petugas menjalankan tugas sesuai bidangnya masing-masing. Ia menilai sinergi antara pemerintah, petugas lalu lintas, dan pengguna jalan diperlukan untuk mengurai kemacetan di Simpang Panam.







Komentar