PLN Antisipasi Pemadaman Bergilir di Pekanbaru, Bangkinang, dan Dumai hingga 3 November

Spesial Riau, Utama14 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau mengantisipasi pengaturan pasokan listrik secara bergilir di sejumlah wilayah Riau, yakni Kota Pekanbaru, Bangkinang di Kabupaten Kampar, dan Kota Dumai. Langkah ini menyusul berkurangnya pasokan gas untuk sejumlah pembangkit listrik akibat pemeliharaan fasilitas gas di Jambi Merang.

Manager Komunikasi PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, mengatakan pemeliharaan fasilitas gas tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 3 November 2026.

“Ada beberapa daerah di Riau yang akan menghadapi pemadaman arus listrik bergilir, seperti Kota Pekanbaru, Bangkinang (Kabupaten Kampar), dan Kota Dumai,” kata I Komang saat dihubungi Riauaktual.com, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, berkurangnya pasokan gas membatasi kemampuan sejumlah pembangkit dalam memenuhi kebutuhan listrik, terutama saat beban puncak pada pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.

Untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan, PLN menyiapkan pengaturan pasokan secara bergilir sesuai kondisi sistem di masing-masing daerah. Namun, perusahaan menegaskan bahwa pemadaman tersebut masih berupa potensi dan pelaksanaannya bergantung pada kondisi kelistrikan setempat.

PLN Optimalkan Pembangkit untuk Menjaga Pasokan Listrik

I Komang menjelaskan, pengaturan pasokan listrik diperkirakan berlangsung dalam beberapa giliran selama periode pemeliharaan. Durasi dan wilayah terdampak menyesuaikan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.

PLN berupaya meminimalkan dampak keterbatasan pasokan energi melalui koordinasi dengan pengelola fasilitas gas Jambi Merang dan pihak terkait. Perusahaan juga mengoptimalkan seluruh pembangkit yang tersedia, termasuk pembangkit berbahan bakar alternatif, untuk menjaga keandalan sistem.

“Untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan, PLN melakukan pengaturan pasokan listrik secara bergilir. Itu pun tergantung sistem di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia mengatakan pengaturan tersebut dapat dikurangi atau ditiadakan apabila pasokan gas kembali normal. Jika kondisi itu tercapai, PLN akan menormalkan pasokan listrik secara bertahap tanpa harus menunggu periode pemeliharaan berakhir.

Meski demikian, PLN terus memantau perkembangan kondisi pasokan energi dan sistem kelistrikan untuk menentukan langkah yang diperlukan.

Masyarakat Diminta Cek Informasi melalui PLN Mobile

PLN mengimbau masyarakat yang ingin mengetahui informasi lokasi dan jadwal pengaturan pasokan listrik secara terperinci agar mengakses aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 yang tersedia selama 24 jam.

I Komang juga mengingatkan masyarakat untuk mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan guna mengurangi risiko ketika pasokan listrik kembali normal.

Masyarakat disarankan menyiapkan sumber penerangan alternatif yang aman. Bagi pengguna generator set (genset), pengoperasian harus dilakukan di ruang terbuka dengan ventilasi memadai untuk menghindari bahaya gas buang.

Selain itu, genset tidak boleh dihubungkan langsung ke instalasi listrik PLN tanpa perangkat pengaman yang sesuai karena dapat membahayakan keselamatan.

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pemeliharaan berlangsung. Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran masyarakat dan menegaskan akan terus memantau kondisi pasokan listrik di wilayah Riau.

Komentar