Pekanbaru (Riaunews.com) – Komponen penerangan jalan umum (PJU) di Kota Pekanbaru masih kerap menjadi sasaran pencurian. Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru bahkan baru-baru ini menangkap dua orang yang diduga mencuri komponen PJU dan menyerahkannya kepada kepolisian.
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Rois mengatakan, pencurian komponen PJU beberapa kali menyebabkan lampu penerangan jalan padam. Meski sejumlah pelaku telah ditangkap, kasus serupa masih terjadi sehingga sejumlah ruas jalan kembali gelap.
“Kita minta keseriusan pihak-pihak terkait untuk memproses atau memberikan efek jera. Itu yang harus dilakukan,” kata Rois, Rabu (23/9/2026).
Menurut Rois, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena PJU berkaitan langsung dengan penerangan dan keamanan pengguna jalan pada malam hari.
DPRD Minta Dishub dan PLN Perkuat Koordinasi
Rois meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dishub, memperkuat koordinasi dengan PLN untuk mencegah pencurian komponen PJU kembali terjadi.
Ia juga menilai peran aparat keamanan diperlukan melalui patroli secara berkala di lokasi-lokasi yang rawan pencurian.
“Juga merangkul sisi-sisi yang lain termasuk pihak keamanan, baik itu kepolisian maupun dari yang lain-lain harus ada patroli yang dilakukan secara berkala,” jelasnya.
Rois mengatakan, koordinasi antarlembaga menjadi salah satu hal yang perlu diperbaiki. Menurutnya, pengawasan akan lebih maksimal apabila Dishub, PLN dan pihak keamanan bekerja secara terpadu.
Anggaran PJU Dinilai Bisa Terbuang Sia-sia
Rois menilai pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan dan pemeliharaan PJU. Karena itu, pengawasan terhadap fasilitas tersebut harus dilakukan secara maksimal.
“Tapi kalau dalam pengawasannya gak maksimal bentar-bentar ada laporan hilang, jadi APBD kesannya sia-sia,” katanya.
Ia berharap upaya pencegahan dan penindakan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga pencurian komponen PJU dapat diminimalkan.
“Menurut saya karena kurangnya koordinasi. Jadi kalau diseriusi baik itu dinas perhubungan dengan PLN-nya langsung, kemudian dengan pihak-pihak keamanan memang bersinergi Insyaallah kondisi ini bisa diminimalisir,” jelasnya.
