DPRD Pekanbaru Soroti Banyak Fasilitas Sekolah Rusak, Bahas Anggaran Revitalisasi

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sejumlah fasilitas sekolah di Kota Pekanbaru mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru karena dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas kegiatan belajar mengajar.

Berdasarkan data Sistem Aplikasi Sarana dan Prasarana (SIMSARPRAS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, sejumlah sekolah dasar (SD) negeri membutuhkan penanganan dan revitalisasi infrastruktur.

Data tersebut mencatat SD Negeri 1 Pekanbaru memiliki 18 ruang kelas dalam kondisi rusak sedang. Sementara SD Negeri 2 Pekanbaru mengalami kerusakan ringan pada 12 ruang kelas dan satu ruang kelas lainnya masuk kategori rusak sedang.

Kondisi lebih mendesak terdapat di SD Negeri 6 Pekanbaru. Sekolah tersebut mencatat 10 ruang kelas rusak ringan, satu ruang kelas rusak sedang, serta dua ruang kelas mengalami rusak berat yang membutuhkan penanganan segera.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas penunjang. SD Negeri 81 Pekanbaru, misalnya, mencatat empat unit toilet dalam kondisi rusak sedang dan pagar sekolah mengalami kerusakan ringan.

DPRD Bahas Kebutuhan Infrastruktur Pendidikan

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid mengatakan kondisi fasilitas pendidikan menjadi perhatian legislatif. Kebutuhan penanganan infrastruktur sekolah telah dibahas melalui Badan Anggaran (Banggar).

Menurut Isa, pembahasan kebutuhan fasilitas sekolah akan terus dilakukan hingga Dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD 2027 disahkan.

“Saat ini pembahasan KUA-PPAS di Banggar, prosesnya sedang berjalan,” kata Isa, Rabu (9/9/2026).

Ia mengatakan legislatif turut membahas strategi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam menangani berbagai persoalan infrastruktur pendidikan, termasuk banyaknya ruang kelas yang mengalami kerusakan.

“Belum lagi fasilitas belajar mengajar, alat belajar yang belum memadai. Kita berharap pendidikan di Pekanbaru merata. Kualitasnya merata baik,” jelasnya.

Kualitas Sekolah Didorong Lebih Merata

Isa menilai pemerataan kualitas infrastruktur dan fasilitas pendidikan penting agar tidak terjadi kesenjangan antarsekolah. Menurutnya, kondisi sekolah yang tidak merata dapat mendorong orang tua berlomba-lomba mencari sekolah yang dianggap lebih unggul.

“Dengan tidak merata ini kan orang tua sibuk mencari sekolah favorit. Ini kan sangat merepotkan, tentu tidak bagus bagi pendidikan di Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Karena itu, DPRD Pekanbaru mendorong Pemko memastikan kebutuhan perbaikan ruang kelas maupun fasilitas pendukung lainnya mendapat perhatian dalam penyusunan anggaran. Pemerataan sarana dan prasarana dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.

Komentar