Pekanbaru (Riaunews.com) – Tim yustisi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan peringatan terakhir kepada pedagang yang masih berjualan di sepanjang Jalan Teratai, Kecamatan Senapelan, Selasa (28/7/2026). Langkah ini dilakukan menjelang pelaksanaan perbaikan jalan dan drainase di kawasan tersebut.
Ratusan pedagang diminta segera mengosongkan lapak karena Pemko Pekanbaru akan melakukan pengaspalan (overlay) pada ruas Jalan Teratai yang selama ini menjadi jalur alternatif masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Yulianis, melalui Kepala Bidang Pasar, Itang Trasana, mengatakan sosialisasi telah dilakukan sejak jauh hari agar pedagang bersiap pindah ke lokasi yang telah disediakan.
“Kita sudah sosialisasi sejak jauh hari. Kita minta agar pedagang tidak lagi berjualan di jalan ini. Pada prinsipnya pedagang boleh pindah ke pasar-pasar terdekat,” kata Itang.
Pemko telah menyiapkan sejumlah lokasi relokasi, di antaranya gedung Pasar The Central, Pasar Palapa, Pasar Higienis, Pasar Limapuluh, serta pasar terdekat lainnya. Menurut Itang, sekitar 450 pedagang selama ini berjualan di bahu Jalan Teratai dan sebagian besar telah bersedia memindahkan lapaknya.
Penataan Kawasan Segera Dimulai
Itang menegaskan bahwa peringatan yang diberikan merupakan kesempatan terakhir bagi pedagang yang masih bertahan di lokasi.
“Boleh dikatakan hari ini peringatan terakhir. Tempat ini harus kosong sesuai batas waktu yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Setelah seluruh lapak dikosongkan, Pemko Pekanbaru akan memulai penataan kawasan dengan melakukan pengerukan drainase, perbaikan saluran, hingga pengaspalan badan jalan.
Penertiban pedagang dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur di Jalan Teratai, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, sehingga akses lalu lintas dan sistem drainase di kawasan tersebut dapat berfungsi lebih optimal.







Komentar