PKL Buket Bunga Ribut saat Penertiban di Jalan Diponegoro, Satpol PP: Berebut Lapak Jualan

Aksi keributan yang melibatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) penjual buket bunga di Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Selasa (30/6/2026) sore, viral di media sosial. Insiden itu terjadi saat Satpol PP Kota Pekanbaru melakukan penertiban pedagang yang berjualan di trotoar.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto, menegaskan keributan tersebut bukan terjadi antara pedagang dan petugas Satpol PP, melainkan sesama pedagang yang berebut lokasi berjualan.

“Ribut sesama pedagang, berebut posisi jualan. Bukan ribut sama anggota Satpol PP,” kata Desheriyanto, Selasa malam.

Ia menjelaskan, Satpol PP sejak pagi melakukan patroli rutin di sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Diponegoro. Dalam patroli tersebut, satu regu praja wanita diterjunkan untuk menertibkan pelanggaran ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, termasuk PKL yang berjualan di trotoar.

Sempat Acungkan Pisau Dapur

Menurut Desheriyanto, petugas meminta seorang pedagang buket bunga untuk tidak lagi berjualan di trotoar karena melanggar peraturan daerah. Saat pedagang tersebut hendak kembali ke lokasi semula di bagian belakang jalan, tempat itu telah ditempati pedagang lain.

Kondisi tersebut memicu adu mulut antara kedua pedagang yang sama-sama ingin menempati lokasi berjualan. Keributan semakin memanas ketika salah seorang pedagang sempat mengacungkan sebilah pisau dapur.

Petugas Satpol PP yang berada di lokasi segera melerai keduanya dan meminta para pedagang berpindah ke tempat yang lebih aman agar situasi kembali kondusif. Tidak ada laporan mengenai korban luka maupun tindakan hukum lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Komentar