Pekanbaru (Riaunews.com) – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah di Kota Pekanbaru.
Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan 23 sekolah swasta tingkat SMP. Melalui program tersebut, siswa yang bersekolah di sekolah mitra akan dibebaskan dari biaya SPP selama tiga tahun.
“Maka tidak boleh lagi anak-anak di Pekanbaru yang putus sekolah. Pekanbaru harus zero anak putus sekolah,” kata Agung, Senin (22/6/2026).
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami kendala biaya pendidikan sekaligus mengakomodasi kebutuhan daya tampung siswa baru di Kota Pekanbaru.
Libatkan 23 SMP Swasta di Pekanbaru
Sebanyak 23 sekolah yang bekerja sama dengan Pemko Pekanbaru meliputi SMP Telekomunikasi, SMP Taruna Satria, SMP IT Badrul Islam, SMP Plus Terpadu, SMP IT Al-Muhajirin, SMP Tri Bhakti, SMP Pekerti Mulya, SMP Islam YLPI, SMP Masmur, SMP Tunas Karya, SMP Nurul Falah, SMP Yabri Terpadu, SMP Widya Graha, SMP PGRI, SMP Dwi Sejahtera, SMP IT Masmur 2 School, SMP Nurul Falah Kuli, SMP Muhammadiyah 5, SMP Islam Nurul Hidayah, SMP Plus At Thoiba, SMP Bukit Raya, SMP IT Darul Fiy Azkya, dan SMP IT Aziziyyah.
Menurut Agung, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.
“Ini untuk mendukung pendidikan berkualitas bagi penerus Kota Pekanbaru,” ujarnya.
Melalui program sekolah gratis tersebut, Pemko Pekanbaru berharap angka anak putus sekolah dapat ditekan sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di ibu kota Provinsi Riau.







Komentar