BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau, Hotspot Terdeteksi 24 Titik

Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Provinsi Riau berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Jumat (5/6/2026), terutama pada malam hingga dini hari. Pada pagi hari, kondisi cuaca umumnya didominasi udara kabur hingga berawan, dengan hujan ringan terpantau secara sporadis di wilayah Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Alfa Nataris, mengatakan cuaca pada siang hingga sore hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah Riau. Namun pada malam hari, hujan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Dumai, kemudian berlanjut hingga dini hari di Rokan Hilir, Bengkalis, Indragiri Hilir, dan Dumai.

BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Riau. Suhu udara diprakirakan berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di perairan Riau diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah. Meski demikian, gelombang kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Rokan Hilir serta Perairan Dumai-Bengkalis.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, BMKG mendeteksi 145 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 titik berada di Provinsi Riau.

Sebaran hotspot di Riau meliputi Kabupaten Bengkalis sebanyak 9 titik, Kuantan Singingi 5 titik, Rokan Hilir 4 titik, Indragiri Hulu 3 titik, Kampar 2 titik, dan Pelalawan 1 titik. BMKG mengimbau seluruh pihak tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas.