Pekanbaru (RIaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) terus berupaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di pasaran. Langkah tersebut dilakukan agar pasokan pangan tetap terjaga dan harga kebutuhan pokok tidak mengalami lonjakan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP Kota Pekanbaru, Adrizal, mengatakan salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar pasar murah atau Gerakan Pangan Murah secara rutin di berbagai kecamatan.
“Pasar murah itu pasti ada, baik itu dari DKP maupun Disperindag yang mengadakan,” kata Adrizal, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, pasar murah digelar secara situasional ketika harga sejumlah komoditas pangan mulai mengalami kenaikan. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah melakukan intervensi harga dengan menjual sejumlah kebutuhan pokok di bawah harga pasar guna membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga.
Perkuat Pengawasan Distribusi Pangan
Selain menggelar pasar murah, DKP Pekanbaru juga memaksimalkan pengawasan terhadap jalur distribusi pangan. Pengawasan dilakukan bersama tim Satgas Pangan untuk memastikan distribusi dari pemasok hingga ke pasar berjalan lancar dan tidak menimbulkan gejolak harga.
Adrizal menyebut pengawasan langsung ke pasar dinilai lebih efektif dalam mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan stok pangan di tingkat pedagang.
“Tidak hanya pada pasar murah, tapi turun pengawasan langsung ke pasar-pasar ini. Melibatkan dinas terkait, dan Satgas Pangan Polda. Ini lebih efektif dampaknya,” ujarnya.
Kendalikan Harga dari Dua Sisi
Menurut Adrizal, strategi pengendalian harga pangan dilakukan dari dua sisi, yakni menjaga pasokan melalui pelaksanaan pasar murah dan memperkuat pengawasan distribusi di lapangan.
Dengan langkah tersebut, Pemko Pekanbaru berharap ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga komoditas kebutuhan pokok dapat tetap stabil di tengah fluktuasi pasar.







Komentar