Damkar Pekanbaru Sudah Evakuasi 214 Ular dalam Empat Bulan

Pekanbaru43 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat tingginya permintaan bantuan evakuasi ular sepanjang Januari hingga April 2026. Dalam periode tersebut, petugas telah menangani sebanyak 214 kasus penyelamatan ular di lingkungan permukiman warga.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan berbagai jenis ular berhasil diamankan petugas, mulai dari ular piton hingga kobra yang masuk ke rumah warga maupun area sekitar permukiman.

“Kami mengevakuasi berbagai jenis ular, mulai dari piton sampai kobra,” ujar Zarman, Kamis (7/5/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani ular secara mandiri, terutama jika ular tersebut berbisa. Menurutnya, tindakan tanpa peralatan dan kemampuan yang memadai dapat membahayakan keselamatan warga.

“Masyarakat sebaiknya tetap tenang dan segera menghubungi petugas Damkar apabila menemukan ular atau satwa liar berbahaya di rumah maupun lingkungan sekitar,” katanya.

Tangani Ratusan Operasi Penyelamatan

Selain evakuasi ular, personel DPKP Pekanbaru juga kerap menangani penyelamatan satwa lain seperti lebah, tawon, biawak, musang, monyet, trenggiling, anjing hingga kucing.

Tak hanya itu, petugas Damkar juga membantu berbagai kondisi darurat nonkebakaran lainnya. Mulai dari membuka pintu mobil yang terkunci, melepas gembok dan anting, hingga membantu warga yang mengalami cincin tersangkut di jari maupun bagian tubuh lainnya.

“Kami terus berupaya membantu masyarakat, baik evakuasi satwa maupun penanganan warga yang mengalami kesulitan seperti cincin atau anting tersangkut,” jelas Zarman.

Secara keseluruhan, DPKP Kota Pekanbaru telah melaksanakan 455 operasi penyelamatan dan evakuasi selama empat bulan pertama tahun 2026.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan penyelamatan atau evakuasi dapat menghubungi layanan Damkar Pekanbaru melalui nomor 0861 22382 atau 0851 8607 0113.

Komentar