Ratusan Mahasiswa Unri Demo di DPRD Riau, Tuntut Reformasi hingga Evaluasi Program Pusat

Pekanbaru23 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Ratusan mahasiswa Universitas Riau (Unri) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (16/4/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan berbagai tuntutan, mulai dari reformasi TNI-Polri hingga evaluasi program pemerintah pusat.

Meski diguyur hujan deras, massa aksi tetap bertahan di lokasi. Mereka membawa bendera organisasi kemahasiswaan dan secara bergantian menyampaikan orasi di depan gerbang DPRD Riau. Aparat kepolisian dari Polresta Pekanbaru turut berjaga untuk mengamankan jalannya aksi.

Koordinator lapangan, Bismi Diwa Alhamda, mengatakan aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang dinilai belum mendapat respons dari pihak terkait. “Kami sudah beberapa kali turun aksi, tapi sampai hari ini belum ada hasil. Katanya wakil rakyat, tapi aspirasi kami tidak digubris,” ujarnya.

Soroti Reformasi hingga Kebijakan Pusat

Dalam tuntutannya, mahasiswa mendesak reformasi terhadap TNI dan Polri, khususnya terkait dugaan tindakan represif aparat terhadap masyarakat. Mereka menegaskan aparat seharusnya menjalankan fungsi perlindungan dan pengayoman.

Selain itu, mahasiswa meminta DPRD Riau mendorong pemerintah pusat untuk mengevaluasi sejumlah program, seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan koperasi Merah Putih. Mereka juga meminta audit terhadap kewenangan TNI dalam pelaksanaan program tersebut.

Desak Audit HTI dan Revisi DBH

Mahasiswa turut mendesak Pemerintah Provinsi Riau melakukan audit menyeluruh terhadap izin konversi lahan Hutan Tanaman Industri (HTI). Selain itu, mereka meminta revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), khususnya terkait Dana Bagi Hasil (DBH) agar lebih berpihak kepada daerah penghasil.

Massa aksi juga menuntut DPRD Riau meningkatkan pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, serta mendorong evaluasi kinerja Kementerian HAM dalam menjamin kebebasan berpendapat.

Hingga berita ini ditulis, aksi masih berlangsung. Rencananya, massa akan ditemui oleh Wakil Ketua II DPRD Riau Ahmad Tarmizi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.