Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah menambah armada bus listrik untuk memperkuat layanan Trans Metro Pekanbaru (TMP). Saat ini, belasan unit bus tersebut masih dalam proses pengiriman dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan pengiriman bus listrik dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, sebanyak tiga unit telah dikirim menuju Pekanbaru.
“Ada belasan bus listrik yang akan beroperasi di Pekanbaru. Sedang dalam pengiriman,” ujarnya.
Operasi Bertahap Tahun 2026
Pengoperasian bus listrik ini menjadi bagian dari upaya Pemko menghadirkan transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan. Selain meningkatkan layanan, penggunaan bus listrik juga diharapkan dapat menekan emisi serta mendukung konsep kota hijau (green city).
Pemko Pekanbaru sebelumnya merencanakan sebanyak 16 unit bus listrik berukuran sedang untuk melayani seluruh koridor TMP yang telah tersedia.
Dukung Layanan dan Akses Masyarakat
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menyebut pengoperasian bus listrik akan menggunakan skema buy the service (BTS) pada 2026.
Selain penambahan armada utama, Pemko juga menyiapkan 16 unit angkutan pengumpan (feeder) guna melayani rute dari kawasan permukiman menuju halte TMP.
Saat ini, terdapat 33 unit bus TMP yang telah beroperasi. Dengan tambahan bus listrik, layanan transportasi umum di Pekanbaru diharapkan semakin optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat.







Komentar