Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Pendidikan Provinsi Riau menyatakan hingga kini belum menerima laporan resmi terkait dugaan pelecehan yang dilakukan seorang guru terhadap siswinya di salah satu SMA negeri di Pekanbaru.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan pihaknya baru mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan yang beredar. Meski belum ada laporan formal, Disdik memastikan akan segera menindaklanjuti kasus tersebut.
“Belum ada laporan yang kami terima. Namun kami akan segera menurunkan tim pengawas untuk mendalami persoalan ini,” kata Erisman, Kamis (5/3/2026).
Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan agar persoalan dapat ditangani secara tepat, sekaligus memastikan korban tidak mengalami dampak psikologis yang lebih berat akibat peristiwa tersebut.
Sebelumnya, seorang siswi berusia 17 tahun mengaku menjadi korban dugaan pelecehan oleh gurunya sendiri saat mengikuti kegiatan sekolah di wilayah Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Kasus ini telah dilaporkan ke Polda Riau dan saat ini tengah dalam penanganan aparat kepolisian.
Korban juga mendapat pendampingan dari Cipta Gerakan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak Riau. Wakil Ketua Umum organisasi tersebut, Rika Parlina, menyebut pihaknya menerima laporan dari korban dan keluarga yang meminta pendampingan hukum setelah ditemukan bukti berupa video dugaan peristiwa tersebut.
