Berawal Scan X-Ray, Petugas Gabungan Temukan Paket Ganja 1,3 Kg di Bandara SSK II

Pekanbaru (Riaunews.com) – Tim gabungan TNI AU dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja di terminal kargo bandara, Rabu (18/3/2026). Paket mencurigakan itu rencananya akan dikirim ke Jakarta melalui salah satu maskapai.

Penemuan bermula saat petugas melakukan pemeriksaan rutin menggunakan mesin X-Ray terhadap paket kiriman. Dari hasil pemindaian, petugas mendapati satu paket jasa pengiriman yang mencurigakan, sehingga dilakukan pemeriksaan lanjutan secara manual.

Setelah dibuka, petugas menemukan bungkusan yang disamarkan di dalam kardus makanan ringan dan dibungkus plastik hitam. Hasil uji narkotika memastikan paket tersebut mengandung Cannabis atau ganja dengan total berat mencapai 1.338 gram. Paket diketahui akan dikirim ke wilayah Bekasi dengan penerima berinisial BR.

Selanjutnya, barang bukti diamankan di kantor Avsec Bandara SSK II sebelum diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau untuk proses penyelidikan dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

Komandan Lanud Rsn, Abdul Haris, mengapresiasi kesiapsiagaan dan profesionalisme personel Lanud maupun petugas Avsec Bandara. Ia menegaskan keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung pemberantasan peredaran narkoba melalui jalur udara.

“Saya mengapresiasi kewaspadaan dan ketelitian personel yang bertugas di lapangan. Ini merupakan bukti bahwa setiap personel menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah udara nasional dari ancaman narkotika,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara TNI AU, Avsec, Bea Cukai, dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan aktivitas di lingkungan bandara. Lanud Roesmin Nurjadin, lanjutnya, akan terus meningkatkan kewaspadaan dan profesionalisme personel guna menjaga keamanan serta keselamatan penerbangan di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.

Komentar