Siak (Riaunews.com) – Kemunculan Harimau Sumatera di kawasan permukiman warga Dusun Mekar Jaya, Jalan Caltex RT 14 RW 04, Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, kian meresahkan. Sejak akhir Januari 2026, satwa dilindungi itu dilaporkan memangsa ternak warga dan beberapa kali terlihat berkeliaran di sekitar rumah penduduk.
Warga pertama kali mengetahui keberadaan harimau pada 23 Januari 2026 setelah seekor ayam ditemukan dalam kondisi dimangsa. Situasi semakin mengkhawatirkan ketika dua kambing milik warga bernama Masruri hilang pada dini hari. “Sekitar pukul 03.00 WIB saya cek kandang, sudah berantakan dan dua kambing hilang. Dari jejak yang ada, kami menduga bukan hanya satu harimau,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Tak hanya memangsa ternak, harimau tersebut juga beberapa kali terlihat mendekati rumah warga. Pada 6 Februari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, kemunculannya terekam kamera pengawas milik Dewi Rahayu saat masuk ke pekarangan belakang rumah. Warga sempat mengusir satwa itu dengan membunyikan panci dan benda lain hingga akhirnya menjauh.
Kondisi tersebut membuat warga meningkatkan kewaspadaan. Mereka kini berjaga setiap malam dan beraktivitas secara berkelompok, termasuk saat pergi ke kebun, mengantar anak sekolah, hingga mencari rumput ternak. “Kami tidak berani sendirian. Semua harus bersama-sama,” kata Masruri.
Keresahan warga telah dilaporkan ke pemerintah kecamatan, BPBD Kabupaten Siak, dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Menindaklanjuti laporan itu, BBKSDA telah memasang kamera trap di dua titik sekitar lokasi kemunculan dan berencana memasang perangkap dalam waktu dekat.
Kepala BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, membenarkan pihaknya telah turun ke lokasi, namun menegaskan penanganan teknis satwa liar dilindungi merupakan kewenangan BBKSDA. Warga berharap langkah cepat dan konkret segera dilakukan agar keselamatan masyarakat tetap terjaga tanpa mengabaikan kelestarian Harimau Sumatera.







Komentar