Gajah Tewas Mengenaskan di Pelalawan, Diduga Diburu dengan Senjata Api

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kasus penemuan seekor gajah mati dalam kondisi mengenaskan di areal hutan sekitar konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, terus didalami aparat penegak hukum. Kematian satwa dilindungi tersebut diduga kuat akibat perburuan liar menggunakan senjata api.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Polda Riau dan Polres Pelalawan langsung melakukan penyelidikan intensif. Kabid Wilayah I BBKSDA Riau, Yuda, menyatakan temuan di lapangan menunjukkan kematian gajah tidak wajar dan mengarah pada tindak kejahatan terhadap satwa dilindungi.

Yuda menegaskan kondisi bangkai gajah yang ditemukan tanpa kepala bagian depan menjadi indikasi kuat adanya perburuan, yang diduga bertujuan mengambil bagian tubuh tertentu. Ia menyebut pihaknya berkomitmen mengusut kasus ini hingga tuntas dan tidak akan menoleransi kejahatan terhadap satwa yang dilindungi undang-undang.

Dari hasil awal pemeriksaan medis, dokter hewan BBKSDA Riau, drh Rini, menjelaskan bahwa nekropsi menunjukkan gajah mati secara tidak wajar. Tim menemukan indikasi cedera otak dan trauma yang mengarah pada luka tembak, sehingga memperkuat dugaan gajah tersebut menjadi korban penembakan.

Sementara itu, Kabid Laboratorium Forensik Polda Riau AKBP Ungkap Siahaan mengungkapkan hasil olah tempat kejadian perkara menemukan dua potong logam yang diduga proyektil senjata api berdiameter 12,30 milimeter dan 6,94 milimeter. Tim juga memastikan tidak ada indikasi keracunan karena seluruh sampel tanah dan air dinyatakan negatif sianida maupun merkuri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro menyatakan kasus ini menjadi perhatian serius kepolisian sejalan dengan program Green Policing. Hingga kini, penyidik telah memeriksa lima orang saksi dan masih terus mendalami keterangan, sembari mengimbau masyarakat segera melapor jika mengetahui aktivitas perburuan liar di sekitar lokasi.

Komentar