Barcelona (Riaunews.com) – Lando Norris membandingkan mobil Formula 1 generasi terbaru dengan mobil Formula 2 setelah menjalani uji coba pramusim tertutup di Barcelona. Pembalap McLaren itu mendapatkan pengalaman awal mengemudikan MCL40 dalam sesi shakedown, meski belum menarik kesimpulan final terkait karakter mobil barunya.
Norris menilai mobil F1 terbaru terasa mirip dengan F2, terutama dari cara mengemudikannya. Ia menyebut pemahaman awal didapat di Barcelona yang memiliki karakter tikungan cepat dan terbuka, namun menurutnya tantangan sebenarnya baru akan terjawab saat mobil diuji di sirkuit jalan raya atau lintasan lambat seperti Bahrain.
Mobil F1 generasi baru dirancang lebih kecil dan ringan, dilengkapi aerodinamika aktif serta unit tenaga dengan hampir 50 persen output berasal dari energi listrik. Kondisi tersebut memunculkan kemiripan tertentu dengan F2 dari sisi sasis, meski mesin F2 sepenuhnya non-hibrida dan tidak menggunakan tenaga listrik.
Perbandingan F1 dan F2 juga sempat mencuat pada Grand Prix Las Vegas musim lalu, ketika sejumlah pembalap membagikan kesan dari simulator. FIA menepis kekhawatiran terkait performa, dengan menegaskan mobil F1 generasi baru hanya akan sedikit lebih lambat di awal siklus regulasi dan tetap berada jauh di atas level Formula 2.
Dalam uji coba Barcelona, waktu putaran tidak resmi terbaik dicatat Lewis Hamilton dengan 1 menit 16,348 detik, sekitar lima detik lebih lambat dari pole position tahun lalu. Namun, FIA menilai selisih tersebut dipengaruhi kurva pembelajaran dan kondisi lintasan, serta diperkirakan akan menyempit saat Grand Prix Spanyol digelar.
Sejumlah pembalap lain, termasuk Gabriel Bortoleto, juga menyebut mobil F1 terbaru terasa berbeda dan lebih lambat dibanding regulasi sebelumnya, meski tetap menyenangkan untuk dikendarai. Uji coba pramusim di Bahrain dinilai akan memberikan gambaran lebih jelas terkait karakter, performa, dan gaya mengemudi yang dibutuhkan pada era baru Formula 1.







Komentar