Plt Kepala Biro Perekonomian Riau Kecam Sikap Arogan Direktur PT SPR Saat RUPS

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdaprov Riau, Boby Rachmat, menyayangkan sikap Direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), Ida Yulita Susanti, yang dinilai arogan saat pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Boby mengungkapkan, insiden terjadi ketika dirinya hendak membacakan dokumen keputusan pemegang saham dalam RUPS PT SPR. Namun, berkas tersebut justru dirampas oleh Direktur PT SPR di hadapan peserta rapat.

Tak hanya itu, Boby juga mengaku ditolak saat akan memimpin jalannya RUPS, meski ia hadir sebagai perwakilan resmi pemegang saham. Bahkan, ia mengklaim diusir keluar dari ruangan rapat dengan alasan kantor PT SPR merupakan kewenangan penuh direktur.

“Dia menilai saya bukan pemegang saham, padahal saya diutus secara sah oleh pemegang saham untuk memimpin RUPS,” ujar Boby dengan nada kesal, Jumat (23/1/2026).

Situasi semakin memanas ketika ruang rapat RUPS disebut-sebut dikunci sehingga proses pembacaan dokumen keputusan pemegang saham tidak dapat dilakukan. Boby menilai penguncian ruang rapat dilakukan untuk mencegah pengambilan salinan dokumen baru.

Akibat insiden tersebut, RUPS PT SPR akhirnya diskors selama empat jam karena tidak dapat berjalan sesuai mekanisme dan tata kelola perusahaan yang berlaku.

Komentar