Balita 5 Tahun Tewas Diduga Tenggelam di Galian Septitank Pasar Kopah Kuansing

Kuansing144 Dilihat

Kuantan Singingi (Riaunews.com) – Seorang balita laki-laki berusia 5 tahun ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di dalam galian septitank bangunan Koperasi Merah Putih di kawasan Pasar Kopah, Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (19/1/2026).

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kasat Reskrim Polres Kuansing Iptu Gerry Agnar Timur membenarkan kejadian tersebut. Polisi menerima laporan sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Korban diketahui berinisial AF (5), warga Pasar Kopah, Desa Titian Modang. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat korban bersama orang tuanya pergi berbelanja ke kedai di sekitar Pasar Kopah. Dalam perjalanan, korban diduga terpisah dari orang tuanya dan berada di sekitar area pasar yang berdekatan dengan lokasi galian.

Usai berbelanja, orang tua korban menyadari anaknya tidak berada di sekitar mereka dan langsung melakukan pencarian. Pencarian tersebut mengarah ke lokasi galian septitank bangunan Koperasi Merah Putih yang saat itu tidak terdapat aktivitas pekerjaan.

Orang tua korban kemudian mengangkat korban dari dalam galian sambil berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung datang membantu dan membawa korban ke Puskesmas Kopah. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Saksi KM (35) dan R (45) mengaku sempat memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke puskesmas.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, diketahui galian septitank berukuran sekitar 2 meter x 1,5 meter dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter tersebut terisi air dan tidak dilengkapi pagar pengaman, papan proyek, maupun rambu peringatan. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban dibawa pihak keluarga ke rumah kakeknya di Desa Pulau Baru Kopah untuk dimakamkan, sementara polisi mengimbau pihak terkait agar lebih memperhatikan aspek keselamatan di setiap lokasi pembangunan, khususnya yang berada di area publik.

Komentar