Teluk Kuantan (Riaunews.com) – Beberapa rumah warga yang ada di Desa Lubuk Kebun, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi ternyata masih ada yang belum memiliki nomor rumah.
Agar terciptanya administrasi desa yang lebih tertib serta mempermudah proses identifikasi alamat rumah warga dalam berbagai layanan publik, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) Tahun 2026 melaksanakan program pembuatan sekaligus pemasangan nomor rumah bagi masyarakat Desa Lubuk Kebun.
Menurut Abiyan Noor Tsaury, salah seorang mahasiswa Kukerta menjelaskan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah Desa Lubuk Kebun guna memastikan sistem penomoran sesuai dengan data administrasi yang dimiliki desa.
“Setelah itu, kami melakukan pendataan rumah warga, memproduksi papan nomor rumah, hingga memasangnya secara langsung pada rumah-rumah yang menjadi sasaran program,” kata Abiyan kepada Riaunews.com melalui pesan elektronik yang diterima Senin (27/7/2026).
Dijelaskan, nomor rumah bukan hanya berfungsi sebagai penanda lokasi tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung administrasi desa yang lebih rapi, akurat, dan terorganisasi.
“Dengan adanya penomoran rumah yang jelas, proses pendataan penduduk, pelayanan publik, hingga pencarian alamat akan menjadi lebih mudah dan efisien,” lanjut Abiyan.

Sementara itu, anggota Kukerta yang lain Dima Ananda Fratama, mengatakan program pemasangan nomor rumah ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Kegitan ini berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan serta usulan dari Pemerintah Desa Lubuk Kebun. Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan membantu pemerintah desa dalam mewujudkan sistem pendataan yang lebih tertib dan efektif,” pungkas Dima.
Di lain pihak, Sekretaris Desa Lubuk Kebun Mukhlis, mengungkapkan bahwa keberadaan nomor rumah memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran administrasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Masih terdapat beberapa rumah warga yang belum memiliki nomor sehingga menyulitkan proses pendataan dan pelayanan administrasi desa. Dengan adanya program dari mahasiswa Kukerta Universitas Riau ini, kami merasa sangat terbantu. Penomoran rumah akan mempermudah pencarian alamat warga, mendukung pendataan kependudukan, memperlancar penyaluran bantuan, serta memudahkan berbagai pelayanan lainnya. Kami berharap masyarakat dapat menjaga nomor rumah yang telah dipasang agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ucap Mukhlis.
Pelaksanaan program ini sendiri mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Desa Lubuk Kebun. Warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa Kukerta yang terlibat langsung dalam pemasangan nomor rumah di setiap kediaman.
Kehadiran nomor rumah dinilai mampu mempermudah pengenalan alamat, meningkatkan kerapian lingkungan permukiman, serta mendukung efektivitas berbagai layanan kepada masyarakat.
Melalui program ini, Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI 2026 berharap sistem penomoran rumah yang telah diterapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan dipelihara dengan baik oleh masyarakat.
Kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga diharapkan mampu mewujudkan administrasi desa yang semakin tertib, efektif, dan berkualitas, sehingga pelayanan publik di Desa Lubuk Kebun dapat berlangsung dengan lebih optimal.***







Komentar