Warga Cerenti Bentangkan Spanduk Tolak Relokasi TNTN, Tegaskan Pertahankan Tanah Ulayat

Kuansing, Lingkungan170 Dilihat

Cerenti (Riaunews.com) – Spanduk penolakan relokasi warga Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terbentang di kawasan Bundaran Tugu Proklamasi Pasar Cerenti, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Minggu (18/1/2026). Aksi ini kembali menegaskan sikap masyarakat adat Cerenti yang menolak rencana relokasi warga TNTN ke wilayah mereka.

Spanduk berukuran sekitar 3×1 meter tersebut dibubuhi tanda tangan warga Kuansing sebagai bentuk petisi penolakan. Sejumlah tulisan bernada penegasan terpampang jelas, seperti “Tolak Relokasi”, “Save Tanah Ulayat Sampo”, “Tanah Ulayat Kami Bukan Tanah Negara”, serta “Tolak Relokasi TNTN”.

Informasi yang dihimpun di lapangan, pemasangan spanduk merupakan bagian dari rangkaian aksi damai warga Kecamatan Cerenti yang kembali digelar di Bundaran Tugu Proklamasi. Aksi ini menarik perhatian masyarakat sekitar dan menjadi simbol perlawanan terhadap kebijakan relokasi yang dinilai merugikan warga adat.

Sebelumnya, penolakan serupa juga disuarakan warga Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti. Aksi bahkan sempat dilakukan di Kantor Desa Pesikaian menyusul rencana pemerintah merelokasi sekitar 500 kepala keluarga (KK) warga TNTN ke desa tersebut.

Menyikapi rencana itu, ninik mamak dan tokoh masyarakat Kecamatan Cerenti menggelar musyawarah bersama. Hasil musyawarah menyepakati penolakan tegas Desa Pesikaian dijadikan lokasi relokasi warga TNTN.

Meski penolakan telah disampaikan secara terbuka, warga menyebut rencana relokasi masih terus berjalan. Karena itu, aksi penolakan kembali dilanjutkan sebagai bentuk komitmen masyarakat adat Cerenti dalam mempertahankan tanah ulayat dan menjaga tatanan sosial di wilayah mereka.

Komentar