Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mengklaim pengoperasian persimpangan Jalan Tuanku Tambusai–Jalan Paus dengan sistem lampu lalu lintas permanen lebih efektif dalam mengurai kemacetan. Klaim tersebut disampaikan setelah dilakukan pemantauan langsung pada jam sibuk.
Pemantauan dilakukan Dishub Pekanbaru pada Senin (12/1/2026) saat jam masuk kerja dan sekolah. Langkah ini bertujuan melihat kinerja traffic light baru dalam mengatur arus kendaraan di salah satu kawasan dengan volume lalu lintas tertinggi di Kota Pekanbaru.
Sekretaris Dishub Kota Pekanbaru, Sunarko, menyebut hasil evaluasi sementara menunjukkan arus lalu lintas di persimpangan tersebut berjalan lebih lancar dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, antrean kendaraan mulai berkurang dan pergerakan lalu lintas menjadi lebih teratur.
“Setelah kami pantau dan evaluasi pada jam kerja, efektivitas simpang ini cukup baik dan arus lalu lintas relatif lancar,” kata Sunarko.
Ia menjelaskan, sebelum adanya persimpangan ini, kendaraan dari Jalan Paus kerap memicu kemacetan karena harus memutar jauh atau melakukan manuver berisiko. Dengan sistem lampu lalu lintas, distribusi arus kendaraan kini lebih terkendali dan tidak menumpuk di satu titik.
Dishub juga mencatat dampak positif pada titik putar balik di Jalan Manggis yang sebelumnya sering mengalami kepadatan. Meski demikian, Sunarko menegaskan Dishub Pekanbaru akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi lanjutan untuk menyesuaikan pengaturan lampu lalu lintas sesuai dinamika volume kendaraan di lapangan.







Komentar