BNPB Targetkan 7 Ribu Hunian Korban Bencana Sumut Rampung Sebelum Ramadan 2026

Nasional, Sosial119 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan pembangunan 7.042 unit hunian bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) rampung sebelum Ramadan 2026 atau sekitar Februari. Hunian tersebut terdiri dari 5.951 unit rumah hunian tetap (huntap) dan 1.091 unit hunian sementara (huntara).

Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan target tersebut saat memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (12/1/2026). Ia menegaskan, percepatan pembangunan dilakukan agar masyarakat terdampak segera menempati rumah yang layak, aman, dan permanen.

Ribuan unit huntap akan dibangun untuk warga terdampak di berbagai wilayah Sumut. Sementara huntara diprioritaskan bagi daerah dengan dampak terparah, yakni Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara.

Rinciannya, sebanyak 800 unit huntara dibangun di Tapanuli Tengah, 209 unit di Tapanuli Selatan, dan 40 unit di Tapanuli Utara. Secara keseluruhan, pembangunan huntap dan huntara tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Suharyanto mengungkapkan, hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 20 persen. BNPB optimistis seluruh proyek hunian dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut kondisi di sebagian besar wilayah terdampak mulai kembali normal. Aktivitas ekonomi, pasokan energi, hingga layanan dasar telah berjalan, meski empat daerah—Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga—masih menjadi prioritas pemulihan.

Komentar