Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau hadir meringankan beban warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. Wakil Ketua I Baznas Riau, Dr Yahanan, mengatakan kondisi di lokasi sangat memprihatinkan, dengan banyak rumah warga rata dengan tanah serta minimnya ketersediaan pakaian dan kebutuhan pokok.
Menurut Yahanan, di sejumlah kampung yang jauh dari pusat kota, seperti Desa Babo, listrik padam total. Warga hanya mengandalkan lilin kecil dan api dari kayu atau sampah untuk penerangan. Saat bertemu masyarakat, Baznas menerima banyak keluhan terkait kebutuhan mendesak seperti nasi, air bersih, lilin, lampu dan minyak tanah, selimut, kelambu, pampers, hingga pakaian dalam.
“Kami sangat prihatin melihat kondisi saudara-saudara kita di sana. Perhatian dari pemerintah dirasakan masih kurang, kemungkinan karena akses penyaluran bantuan yang sulit,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Baznas Riau menyalurkan bantuan hasil donasi masyarakat berupa 28 ribu liter air bersih, beras, mie instan, hygiene kit, dan minyak goreng. Selain itu, disalurkan pula sarden, gula, teh, susu UHT, roti dan snack, air mineral, obat-obatan, serta perlengkapan kebutuhan pribadi untuk dewasa dan anak-anak.
Baznas juga menyalurkan pakaian layak pakai, perlengkapan salat, selimut, bantal, handuk, dan roti untuk para korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dalam masa darurat pascabencana.
Yahanan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan penyaluran donasi melalui Baznas Provinsi Riau, termasuk sejumlah sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat. Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa kelegaan bagi para korban bencana, khususnya di Aceh Tamiang.







Komentar