Curah Hujan Tinggi Mulai Picu Banjir di Sejumlah Daerah Riau

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sejumlah daerah di Provinsi Riau mulai terdampak bencana banjir dan longsor akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Ribuan warga di wilayah pesisir hingga daratan Riau terdampak, dengan genangan air merendam permukiman dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M Edy Afrizal, mengatakan curah hujan yang tinggi dan merata menjadi pemicu utama terjadinya banjir dan longsor. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah wilayah mengalami genangan air, bahkan longsor di beberapa titik rawan.

Berdasarkan data BPBD Damkar Riau, Kabupaten Bengkalis menjadi daerah dengan jumlah warga terdampak cukup besar. Sebanyak 257 kepala keluarga atau 1.028 jiwa terdampak banjir yang melanda sejumlah kecamatan, di antaranya Bandar Laksamana, Siak Kecil, Bantan, dan Bengkalis.

Di Kabupaten Rokan Hulu, banjir berdampak pada 435 kepala keluarga atau 1.531 jiwa. Air merendam permukiman warga di kawasan sekitar aliran sungai dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Sementara itu, di Kabupaten Indragiri Hulu, banjir melanda Desa Sungai Akar dengan jumlah terdampak sebanyak 140 kepala keluarga atau 535 jiwa, serta menggenangi dua titik Jalan Lintas Timur dari arah Jambi dan Belilas.

Wilayah kepulauan juga tidak luput dari dampak banjir. Di Kabupaten Kepulauan Meranti, sejumlah gedung sekolah dan pasar terendam air, sehingga aktivitas belajar mengajar dan kegiatan ekonomi masyarakat terganggu.

Edy Afrizal menyatakan BPBD Damkar Riau terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui pemantauan lapangan, koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota, serta pembentukan posko siaga bencana hidrometeorologi. Pemerintah juga menyiapkan pengungsian, evakuasi kelompok rentan, dan logistik, serta mengimbau masyarakat di daerah rawan banjir dan longsor untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi pemerintah.

Komentar