Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan hujan merata mengguyur hampir seluruh wilayah Riau sejak dini hari hingga Sabtu (6/12/2025) pagi. Kondisi ini dipicu dinamika atmosfer yang sedang aktif sehingga memudahkan pembentukan awan hujan.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, mengatakan pertemuan angin menjadi faktor utama terbentuknya hujan luas di Riau. “Pertemuan angin memicu pemampatan massa udara dan memudahkan pembentukan awan. Ini yang menyebabkan hujan merata di hampir seluruh Riau sejak dini hari,” ujarnya.
BMKG mencatat hujan intensitas sedang hingga lebat masih berlangsung di Kota Dumai, Rohil, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, dan Pelalawan. Sementara itu, hujan ringan terpantau di Pekanbaru, Rohul, Kampar, dan Kuansing. Hujan di sejumlah wilayah diperkirakan bertahan hingga siang hari, terutama di daerah pesisir timur Riau.
Memasuki sore hingga malam hari, cuaca diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Riau. “Potensi hujan pada sore dan malam hari masih cukup tinggi. Masyarakat perlu tetap waspada,” kata Mari Frystine.
Pada Minggu (7/12/2025) dini hari, kondisi udara kabur dan berawan diprediksi mendominasi langit Riau. Namun BMKG tetap mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi, sore, dan malam di beberapa wilayah.
Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau masih dalam kategori rendah. Meski begitu, BMKG mengingatkan fase bulan penuh dalam tiga hari ke depan berpotensi meningkatkan ketinggian muka laut dan memicu air pasang di pesisir. Pertemuan dan belokan angin juga diperkirakan memicu peningkatan kecepatan angin serta pertumbuhan awan hujan.







Komentar