Dinsos Padang Pastikan Gizi Pengungsi Terpenuhi, Dapur Umum Sediakan 1.200 Porsi per Hari

Daerah, Sosial208 Dilihat

Padang (Riaunews.com) – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang memastikan kebutuhan gizi para pengungsi banjir bandang terpenuhi melalui dapur umum yang beroperasi di Posko Akademi Maritim Sapta Muda, Koto Tuo. Setiap hari, dapur umum tersebut menyiapkan hingga 1.200 porsi makanan untuk warga terdampak. Pekerja Sosial Dinsos Padang, Budi Sastrialdi, menyebut layanan dapur umum sudah berjalan sejak 27 November 2025.

Budi mengatakan bahwa dapur umum dirancang untuk memenuhi standar kebutuhan dasar pengungsi, termasuk kecukupan asupan gizi. Menu yang disajikan disesuaikan dengan kebutuhan warga serta ketersediaan logistik. Ia menjelaskan bahan-bahan segar seperti ikan, ayam, sayuran, dan bumbu dibeli menggunakan anggaran tanggap darurat yang sudah direncanakan sebelumnya. “Perencanaannya sudah ada dulu, lalu disampaikan ke Dinas Sosial untuk dipenuhi,” katanya, Jumat (5/10/2025).

Operator dapur umum, Eko Giyono, memastikan setiap menu harian mengandung protein dan sayuran sebagai upaya menjaga asupan gizi di pengungsian. Ia menuturkan kesiapan logistik dari Dinsos menjadi faktor penting kelancaran pelayanan. Jika pasokan terlambat, petugas menyesuaikan dengan stok bahan yang tersedia di gudang. “Kita sesuaikan dengan bahan yang ada,” ujarnya.

Eko menambahkan bahwa penyajian makanan dibuat layak untuk semua kelompok usia, termasuk balita dan lansia. Ia menekankan bahwa standar pemenuhan gizi tetap dijaga melalui penyediaan lauk seperti ayam dan ikan serta sayuran yang seimbang. Upaya ini dilakukan agar warga dapat tetap sehat selama berada di posko pengungsian.

Dinsos Padang memproyeksikan dapur umum tetap beroperasi hingga 8 Desember 2025. Selama periode ini, pemerintah daerah berkomitmen menjaga pemenuhan kebutuhan konsumsi warga terdampak banjir. Budi berharap upaya ini membantu pengungsi bertahan dalam kondisi sehat hingga masa pemulihan berlangsung.

Ketua RT 01/RW 04 Kelurahan Koto Panjang, Hafardi, mengapresiasi peran Dinsos dan pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan dasar warganya. Ia menyebut seluruh warga terdampak sudah mendapatkan makanan bergizi serta bantuan lain dari donatur. “Sekarang kita sudah mulai pulang untuk tahap pemulihan dan pembersihan rumah,” katanya.

Komentar