DPRD Pekanbaru Desak Pengawasan Sekolah Diperketat Usai Dugaan Bullying Siswa SD

Pekanbaru, Pendidikan105 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Anggota DPRD Kota Pekanbaru Firman SE MSi mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya Dinas Pendidikan, untuk memperketat sistem pengawasan di sekolah-sekolah. Dorongan tersebut muncul setelah kasus dugaan bullying yang menewaskan seorang siswa SDN 108 Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya.

Firman mengatakan pengawasan di lingkungan sekolah harus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Ia menyarankan agar setiap sekolah dipasang kamera pengawas (CCTV) selama anggaran memungkinkan. Menurutnya, perangkat tersebut penting untuk mengetahui apa yang terjadi di lingkungan sekolah secara faktual.

Politisi Hanura itu menilai pemasangan CCTV dapat membantu guru memantau aktivitas siswa dan berfungsi sebagai alat bukti jika terjadi kekerasan atau perundungan. Ia meminta area yang rawan interaksi tanpa pengawasan mendapat perhatian lebih. “Tidak hanya lorong dan kelas, tapi juga akses menuju toilet, karena perundungan kerap terjadi di tempat yang tidak terpantau,” ujarnya.

Firman, yang merupakan anggota DPRD Pekanbaru dari Daerah Pemilihan Bukit Raya–Sail, menyampaikan keprihatinannya atas insiden di SDN 108 tersebut. Ia menilai keamanan siswa selama jam sekolah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak sekolah.

Menurutnya, guru dan tenaga pendidik harus meningkatkan kewaspadaan dan memastikan setiap siswa merasa aman di lingkungan belajar. Pengawasan intensif terutama diperlukan pada waktu-waktu rawan seperti jam istirahat.

Firman berharap kasus serupa tidak terulang di sekolah mana pun di Pekanbaru. Ia meminta seluruh pihak memperkuat komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan.

Komentar