Pabrik Pakan Ternak Senilai Rp1,6 Triliun Direncanakan Dibangun di Riau

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi Riau memastikan rencana pembangunan pabrik pakan ternak skala besar segera direalisasikan. Proyek nasional bernilai lebih dari Rp1 triliun ini diproyeksikan menjadi penopang utama kebutuhan ayam dan telur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah pusat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan tim dari Direktorat Jenderal PKH Kementerian Pertanian telah melakukan survei ke tiga daerah, yakni Pekanbaru, Indragiri Hulu (Inhu), dan Kampar. Dari hasil penilaian, terpilih dua lokasi di Inhu serta satu lokasi di Pekanbaru, sementara lokasi di Kampar dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Pabrik yang akan dibangun tersebut terintegrasi dengan peternakan ayam pedaging dan petelur. Mimi menyebut, kapasitas produksi diharapkan mampu menutup ketergantungan Riau terhadap pasokan ayam dan telur dari provinsi lain, khususnya untuk memenuhi menu protein hewani MBG yang membutuhkan suplai besar setiap pekannya.

Proyek strategis ini rencananya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditunjuk Danantara Indonesia, dengan pemanfaatan lahan BUMN seperti PTP serta sebagian lahan milik Pemprov Riau. Pemerintah provinsi juga memastikan memberikan dukungan kemudahan perizinan agar pembangunan dapat berjalan lancar.

Selain memperkuat ketahanan pangan, kehadiran pabrik pakan ternak dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru dan menggerakkan ekonomi daerah. Petani jagung disebut akan menjadi pihak yang turut diuntungkan karena kebutuhan bahan baku industri pakan ternak yang sangat besar.

Secara nasional, pembangunan pabrik di Riau merupakan bagian dari proyek senilai Rp20 triliun. Untuk tahap Riau, investasi diperkirakan mencapai Rp1,3 triliun hingga Rp1,6 triliun. “Saat ini kita menunggu keputusan final dari pemerintah pusat, karena pemilihan lokasi membutuhkan kajian teknis yang sangat teliti,” ujar Mimi.

Komentar