Pekanbaru (Riaunews.com) – Aditya Permana (33) menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang di area parkir O2 Swalayan, Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut membuat korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh dan langsung melapor ke Polresta Pekanbaru.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra, menjelaskan bahwa pengeroyokan terjadi saat korban sedang berbincang dengan rekannya, M. Hatta, yang merupakan anggota Polri, serta seorang juru parkir bernama Deri Erbi alias Botak. “Tidak lama kemudian datang sekitar 60 orang yang langsung menghampiri korban dan melakukan pengeroyokan. Handphone korban juga diambil,” kata Berry, Kamis (20/11/2025).
Polisi kemudian mengamankan sejumlah alat bukti berupa rekaman CCTV, keterangan saksi, dan hasil visum. Berdasarkan rangkaian penyelidikan, tim Reskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap dua terduga pelaku pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 23.30 WIB, yakni Eko Kurniawan (36) dan Deri Erbi alias Botak (33), di kawasan Jalan Sembilang Ujung, Rumbai Pesisir.
Tidak berhenti di situ, polisi kembali menangkap satu pelaku lainnya, Roby Antonio (33), pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Sekolah, Rumbai Pesisir. Ketiganya diduga kuat terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan terhadap korban.
Berry menegaskan bahwa proses penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap kemungkinan pelaku lainnya mengingat jumlah massa yang terlibat mencapai puluhan orang. “Para tersangka langsung kami bawa ke Sat Reskrim Polresta Pekanbaru untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.
Polisi memastikan penyelidikan akan terus diperluas, termasuk menelusuri motif pengeroyokan dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.







Komentar