Penertiban dengan Solusi Kemanusiaan, Pemko Pekanbaru Siapkan Relokasi untuk PKL

Pekanbaru, Utama150 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta Pedagang Kaki Lima (PKL) agar tidak berjualan di sembarang tempat, terutama di trotoar dan badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan kota.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa lokasi relokasi atau tempat resmi berjualan bagi PKL. “Kita akan membuka tempat-tempat relokasi lain, akan mengatur PKL. Ini akan kita benahi,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).

Agung menegaskan bahwa penertiban PKL bukan dilakukan secara semena-mena, melainkan dengan pendekatan humanis dan berorientasi solusi. “Kami bukan tidak tegas, tapi kami mengedepankan rasa kemanusiaan. Kami menggusur dengan memberi solusi, karena ini bagian dari perekonomian dan kehidupan mereka,” jelasnya.

Beberapa lokasi telah disiapkan untuk menampung para pedagang, antara lain Taman Labuai Citywalk, Bundaran Keris, dan Kuliner Malam Cut Nyak Dien. Selain itu, pemerintah juga berencana membuka kawasan baru di Jalan HR Soebrantas yang memiliki lahan seluas 30 hektare untuk dijadikan area UMKM dan tempat berjualan PKL.

“Kita sudah dorong badan usaha agar kawasan UMKM di Jalan HR Soebrantas bisa segera dibuka. Di sana ada lahan cukup luas, bisa kita tarik PKL ke sana,” pungkas Agung.

Komentar