Bagnaia Kritik Dorna atas Rilis Film Pendek Rossi VS Marquez: Bukan Ide Bagus

Motorsport182 Dilihat

Sepang (Riaunews.com) – Francesco Bagnaia mengkritik keputusan MotoGP dan Dorna Sports yang merilis film dokumenter pendek untuk memperingati 10 tahun insiden “Sepang Clash” antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Menurutnya, langkah tersebut tidak sensitif dan tidak tepat waktu.

Dokumenter berdurasi 26 menit itu dirilis bertepatan dengan Grand Prix Malaysia 2025, menyoroti kembali momen kontroversial di Sirkuit Sepang pada 2015 yang memecah publik menjadi dua kubu: pendukung Rossi dan Marquez. Namun, dua tokoh utama insiden tersebut justru tidak ditampilkan dalam film, meski beberapa mantan pembalap seperti Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Andrea Dovizioso ikut memberikan komentar.

Bagnaia, yang saat itu masih remaja dan sempat terekam berada di garasi Rossi, mengaku tidak mengerti alasan Dorna menayangkan ulang peristiwa yang dianggap memecah belah penggemar. “Dalam banyak aspek, para rider memiliki kepekaan yang tidak dimiliki oleh mereka yang mengambil keputusan tertentu. Ide untuk merilis film dokumenter tentang Sepang Clash bukanlah ide yang brilian,” ujar Bagnaia dikutip dari Motorsport Italia, Rabu (29/10/2025).

Juara dunia dua kali asal Italia itu juga menyoroti waktu perilisan dokumenter yang bertepatan dengan peringatan meninggalnya Marco Simoncelli pada 23 Oktober 2011 di sirkuit yang sama. “Saya pikir beberapa peran ditampilkan dengan cara yang agak menyimpang. Merilisnya pada hari peringatan kematian (Marco) Simoncelli juga agak aneh,” ujarnya.

Bagnaia sebelumnya juga menyinggung kurangnya kepekaan penyelenggara terkait keputusan untuk tetap melanjutkan balapan Moto3 Malaysia 2025 setelah kecelakaan hebat yang melibatkan Jose Antonio Rueda dan Noah Dettwiler. Ia menilai keputusan semacam itu menunjukkan kurangnya empati terhadap pembalap.

“Saya sempat ditanya soal film ini awal tahun, dan saya sudah mengatakan bahwa topik seperti itu sebaiknya tidak dibicarakan lagi. Saya juga tidak tahu mengapa mereka tetap menayangkannya,” tutup Bagnaia.

Komentar