Pekanbaru (Riaunews.com) – Penumpukan sampah kembali terlihat di sejumlah titik jalan protokol Kota Pekanbaru dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menimbulkan keluhan dari masyarakat dan pengendara karena selain mengganggu keindahan kota, juga menimbulkan bau tidak sedap serta berpotensi mencemari lingkungan.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani, menilai persoalan tersebut tidak hanya disebabkan oleh perilaku warga yang masih membuang sampah sembarangan, tetapi juga karena adanya kelalaian petugas kebersihan. “Kalau kita lihat kondisi sampah yang menumpuk itu, berarti ada dua hal. Pertama, mungkin ada kelalaian dari petugas. Kedua, bisa juga karena sebagian masyarakat tidak puas atau tidak ikut ke sistem yang sudah diterapkan,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Hamdani meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru bersama aparat penegak hukum untuk kembali menegakkan aturan secara tegas terhadap pelanggar. Ia menilai ketegasan ini penting agar kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dapat tumbuh kembali. “Dulu waktu sistem pengelolaan sampah ini mulai diterapkan, pengawasannya ketat. Siapa yang buang sampah sembarangan langsung ditegur, bahkan ada yang diproses hukum. Nah, hal seperti itu harus diperkuat lagi,” tegasnya.
Menurut Hamdani, dengan diberlakukannya sistem Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS), beban kerja DLHK seharusnya lebih ringan. Karena itu, ia mendorong agar sistem LPS dimaksimalkan dan dijalankan secara konsisten. “Pekanbaru ini rumah kita bersama. Jadi tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Masyarakat juga harus sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sudah ada aturan dan jadwal pembuangan sampah melalui LPS, tinggal kita patuhi bersama,” ujarnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kota. Ia berharap warga dapat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak menciptakan masalah baru.
“Kalau sampah tidak diambil DLHK lalu turun hujan, itu bisa menimbulkan banjir dan penyakit. Jadi, mari sama-sama kita jaga kebersihan kota ini,” tutup Hamdani.







Komentar