Togichi (Riaunews.com) – Marc Marquez kembali mengukir sejarah dengan merebut gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya pada Minggu (28/9/2025). Ia memastikan titel meski hanya finis kedua di Motegi, tepat di belakang rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia.
Sebelum perayaan, Marquez sempat menitikkan air mata saat menyaksikan video perjalanan kariernya selama lima tahun terakhir. Periode itu ia lewati dengan kecelakaan, cedera lengan serius, serangkaian operasi, hingga masalah penglihatan, sebelum akhirnya meninggalkan Honda dan Gresini Racing untuk bergabung dengan Ducati.
Hasil di Jepang membuat Marquez mengoleksi 541 poin, unggul 201 angka dari adiknya, Alex Marquez, yang menempati posisi kedua klasemen. Selisih itu sudah lebih dari cukup untuk mengunci gelar, karena melebihi kebutuhan minimum 185 poin.
Bagnaia sendiri tampil impresif sepanjang akhir pekan dengan memborong dua kemenangan di Motegi. Deretan hasil positif itu membuat persaingan perebutan peringkat kedua klasemen kembali memanas, meski jaraknya dengan Alex Marquez masih 66 poin.
Di sisi lain, Joan Mir memberikan kebanggaan bagi pendukung Honda di rumah sendiri. Ia berhasil kembali ke podium untuk pertama kalinya sejak MotoGP Algarve 2021 dengan finis di urutan ketiga.
Tambahan poin itu mengangkat posisi Mir ke peringkat 15 klasemen dengan total 72 angka, sama dengan Maverick Vinales. Pencapaian ini menjadi titik terang bagi kariernya setelah lama terpuruk tanpa hasil podium.







Komentar