Dinkes Meranti Pastikan Tidak Ada Penambahan Kasus Cacar Monyet

Kesehatan, Meranti341 Dilihat

Meranti (Riaunews.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan tidak ada penambahan kasus cacar monyet (monkeypox/Mpox) di wilayah tersebut. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik.

Plt. Kepala Dinkes Meranti, Ade Suhartian, mengatakan kepastian itu disampaikan setelah dua kasus suspek cacar monyet dirawat di RSUD sejak Kamis (18/9/2025). “Tidak ada penambahan kasus. Masyarakat diminta tetap waspada, namun tidak perlu panik,” ujarnya, Ahad malam (21/9).

Dua santri dari salah satu pesantren di Meranti sebelumnya dirawat karena diduga terinfeksi cacar monyet. Satu di antaranya meninggal dunia setelah perawatan intensif, sementara satu lainnya masih dirawat. Sementara itu, dua pasien lain yang sempat dirujuk dipastikan hanya menderita cacar biasa atau “buah kayu.”

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes telah menurunkan tim ke pondok pesantren terkait untuk melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian vitamin dan hand sanitizer, serta penyelidikan epidemiologi.

Ade juga mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti olahraga teratur, istirahat cukup, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengonsumsi makanan bergizi. “Kami sudah menyurati seluruh puskesmas dan RSUD agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan surveilans aktif,” tambahnya.

Tenaga kesehatan diminta waspada terhadap pasien dengan gejala ruam akut disertai demam, pembesaran kelenjar getah bening, dan riwayat kontak berisiko. Setiap kasus suspek wajib segera dilaporkan ke Dinkes Meranti melalui petugas surveilans dan diikuti pengisian formulir notifikasi sesuai pedoman.

Komentar