FIA Terima Hak Peninjauan Penalti Carlos Sainz di GP Belanda

Motorsport358 Dilihat

Zandvoort (Riaunews.com) – Kontroversi insiden antara Carlos Sainz dan Liam Lawson di Grand Prix Belanda 2025 terus berlanjut. Williams resmi mengajukan hak peninjauan kembali atas penalti 10 detik yang diberikan steward kepada Sainz, menyusul tabrakan keduanya di Tikungan 1 setelah restart pertama balapan.

Pada insiden tersebut, Sainz mencoba menyalip Lawson di sisi luar, namun gerakan itu berakhir dengan tabrakan yang merusak kedua mobil. Steward kemudian menjatuhkan penalti 10 detik kepada pembalap Ferrari itu. Baik Sainz maupun Williams menilai keputusan tersebut keliru dan meminta penjelasan langsung kepada steward setelah balapan.

Sainz mengaku di Monza bahwa ia yakin steward menyadari kesalahan penilaian yang dibuat saat itu. Williams kemudian menindaklanjuti dengan mengajukan permintaan hak peninjauan kembali pada Kamis (4/9/2025) berdasarkan Pasal 14 Kode Olahraga Internasional FIA.

FIA mengonfirmasi telah menerima permintaan tersebut dan menjadwalkan pertemuan daring pada Jumat (12/9/2025) pukul 15.30 WIB. Pertemuan akan terbagi dalam dua tahap. Bagian pertama akan memeriksa apakah terdapat “elemen baru yang signifikan dan relevan” yang belum tersedia ketika keputusan awal dibuat.

Jika steward memutuskan elemen baru itu memang ada, rapat akan berlanjut ke bagian kedua untuk meninjau kembali keputusan. FIA juga membuka kemungkinan bagi pihak lain yang berkepentingan untuk meminta izin hadir dalam pertemuan tersebut.

Belum jelas apa tujuan akhir Williams dalam peninjauan ini. Menghapus penalti dianggap tidak realistis karena Sainz sudah menjalani hukumannya saat pit stop. Namun, jika 10 detik itu dibatalkan, hasil balapan bisa berubah signifikan: Sainz naik dari posisi 13 ke peringkat 6, tepat di belakang rekan setimnya, Alex Albon.

Komentar