Thailand Selatan luncurkan Buku Panduan Pengasuhan Anak LGBTQ+ Berbasis Ajaran Islam

Internasional390 Dilihat

Yala (RiauNews.com)– Organisasi anak dan pemuda di Thailand selatan meluncurkan buku panduan bagi orang tua Muslim untuk mendukung anak LGBTQ+ tanpa meninggalkan ajaran Islam. Buku berjudul Faith, Family, and Pride: A Parent’s Guideline itu diluncurkan pada 9 Agustus di Yala oleh Association of Children and Youth for Peace in the Southernmost Provinces (Look South Peace) bekerja sama dengan Universitas Prince of Songkla dan Thai Health Promotion Foundation.

Dikutip dari Bangkok Post, Ketua Look South Peace, Wannakanok Pohitaedaoh, mengatakan panduan ini lahir dari permintaan remaja LGBTQ+ agar keluarga lebih terlibat. Ia menegaskan buku tersebut tidak mengubah ajaran agama, tetapi mengajak orang tua menciptakan rumah yang aman dan penuh kasih untuk mencegah kekerasan maupun diskriminasi.

Buku ini membahas prinsip Islam tentang pengasuhan, perspektif agama terhadap gender dan seksualitas, tantangan khusus di provinsi mayoritas Muslim seperti Pattani, Yala, dan Narathiwat, serta cara orang tua mendampingi anak ketika mengungkap identitas mereka. Topik lain mencakup pencegahan perundungan, diskriminasi, dan pengucilan di sekolah, serta strategi pengasuhan di era digital.

Survei terhadap 300 remaja Muslim LGBTQ+ pada 2023 menemukan mereka mulai mendapat penerimaan, namun masih mengalami kekerasan berbasis gender, penghinaan di muka umum, penolakan pekerjaan, dan pengecualian dari kegiatan sekolah. “Kekerasan di rumah juga terjadi, padahal keluarga adalah pihak yang paling mereka cintai,” kata Wannakanok.

Panduan ini ditulis bersama dosen Universitas Prince of Songkla, Sofiya Nima, dan menggunakan referensi hadits untuk memberi nasihat sesuai nilai Islam. Meski pendanaan proyek sudah berakhir karena pemangkasan anggaran, Look South Peace akan terus menyebarluaskannya melalui jaringan komunitas untuk menciptakan lingkungan aman bagi semua remaja LGBTQ+.

Komentar