Pekanbaru (Riaunews.com) – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa setiap lurah harus memiliki tanggung jawab penuh terhadap kondisi wilayah yang dipimpin. Ia meminta para lurah tidak menunggu instruksi ketika menemukan persoalan di lapangan, tetapi segera mengambil tindakan agar masalah tidak berlarut.
Menurut Agung, wilayah kerja harus dipandang seperti rumah sendiri. Jika ada selokan tersumbat, sampah menumpuk, atau persoalan lingkungan lainnya, lurah diminta segera berkoordinasi dan menyelesaikan persoalan tersebut. Langkah cepat, katanya, sangat dibutuhkan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Ia juga menekankan pentingnya kehadiran lurah dalam mendampingi dan memahami kebutuhan warganya. Setiap permasalahan harus dikomunikasikan dengan kecamatan, dinas terkait, hingga kepada dirinya bila situasi membutuhkan perhatian khusus.
Agung menambahkan, dukungan anggaran atau bantuan teknis tersedia sepanjang lurah aktif berkoordinasi. Ia berharap tidak ada lagi lurah yang menutup mata terhadap kondisi lingkungan di wilayahnya. Menurutnya, jabatan tersebut adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Dengan sikap proaktif para lurah, Agung berharap upaya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dapat berjalan maksimal. Para lurah, tegasnya, adalah garda terdepan dalam memastikan Kota Pekanbaru tetap tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh warganya.







Komentar