Dinsos Pekanbaru Jangkau 47 Gepeng dan Anak Jalanan dalam Operasi Aman 2025

Pekanbaru, Sosial267 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru menjangkau 47 orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dalam Operasi Aman P2KS 2025 yang digelar di sejumlah titik strategis, Rabu (15/10/2025). Operasi ini menyasar gelandangan dan pengemis (gepeng), anak jalanan, serta penyandang masalah sosial di persimpangan, ruang publik, dan kawasan rawan lainnya.

Kepala Dinsos Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama lintas instansi, termasuk Satpol PP, Polresta Pekanbaru, Kodim, dan berbagai lembaga sosial. “Dari hasil patroli, tim menjangkau 47 orang PPKS yang kini menjalani proses asesmen di Dinsos,” ujar Zulfahmi.

Hasil asesmen akan menjadi dasar langkah pembinaan bagi para PPKS. Untuk pelanggaran ringan, mereka akan dipulangkan ke rumah masing-masing, sedangkan kategori sedang akan dibina oleh perangkat daerah terkait. Pembinaan melibatkan Baznas, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Rumah Sakit Jiwa Tampan, dan DP3APM.

“Setiap individu akan dikelompokkan berdasarkan kategori ringan, sedang, atau berat agar penanganannya tepat dan terukur,” jelasnya. Bagi mereka yang kedapatan kembali turun ke jalan, Dinsos akan menempatkan di shelter selama tiga hari untuk pembinaan lanjutan.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga menyiapkan langkah pemberdayaan bagi PPKS yang memiliki keterampilan. “Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, UMKM, dan Disperindag untuk membantu mereka memulai usaha melalui bantuan modal dan fasilitas berjualan,” kata Zulfahmi.

Ia menegaskan operasi ini bukan sekadar razia, tetapi bagian dari upaya menyeluruh agar para PPKS dapat hidup mandiri. “Kami ingin memastikan penanganan ini tidak hanya menertibkan, tapi juga memberi solusi agar mereka bisa keluar dari ketergantungan di jalanan,” pungkasnya.

Komentar