Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga kestabilan harga dan menekan laju inflasi. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan komitmen tersebut sebagai upaya melindungi daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
Dalam rapat bersama Menteri Dalam Negeri pada Selasa (2/9/2025), Agung membahas sejumlah langkah taktis bersama kepala daerah se-Indonesia. Sehari setelahnya, di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, ia menegaskan inflasi menjadi fokus utama pemerintah kota.
“Setiap awal pekan, saya pimpin rapat koordinasi khusus mengenai inflasi. Selanjutnya, di hari Selasa, saya turun langsung ke pasar-pasar memantau kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan,” kata Agung, Rabu (3/9/2025).
Berdasarkan data Pemko, tingkat inflasi Pekanbaru saat ini relatif lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Riau dan nasional. Agung menekankan pentingnya langkah pencegahan agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau.
Pemko Pekanbaru juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku distribusi pangan, serta pedagang untuk memastikan jalur distribusi berjalan lancar dan stok pangan tersedia.
“Situasi inflasi di Pekanbaru masih dalam batas aman. Kami akan terus menjaga momentum ini agar masyarakat merasa tenang, dan sektor ekonomi bisa terus bergerak sehat,” ujar Agung.







Komentar