21 Negara Kecam Rencana Israel Bangun Permukiman E1 di Tepi Barat

Gaza (Riaunews.com) – Sebanyak 21 negara, termasuk Inggris, Australia, dan Jepang, mengecam rencana Israel membangun permukiman E1 di Tepi Barat yang diduduki. Mereka menilai proyek tersebut melanggar hukum internasional dan berpotensi menggagalkan solusi dua negara bagi Palestina.

Dalam pernyataan bersama yang dikutip Al Jazeera, Jumat (22/8/2025), negara-negara tersebut mendesak Israel segera membatalkan rencana pembangunan di area seluas 12 kilometer persegi di sebelah timur Yerusalem. Proyek ini mencakup 3.400 unit rumah baru yang dikhawatirkan akan memutus Tepi Barat dari Yerusalem Timur sekaligus menghubungkan ribuan permukiman Israel lainnya.

Negara-negara penandatangan, di antaranya Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Irlandia, Italia, Spanyol, hingga Swedia, menegaskan bahwa pembangunan E1 akan membatasi akses warga Palestina ke Yerusalem. Mereka memperingatkan rencana itu justru berisiko memicu kekerasan, merusak keamanan, dan memperburuk ketidakstabilan regional.

Penolakan juga datang dari Otoritas Palestina, Komisi Eropa, serta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Uni Eropa menilai keputusan sepihak Israel hanya akan memperburuk situasi di lapangan yang sudah tegang dan semakin menutup peluang perdamaian.

Komentar